Jenis-Jenis Kroto Paling Disukai Burung

bibit kroto, budidaya semut rangrang, budidaya kroto, bibit kroto murah
Bagi pelaku budidaya semut rangrang, kroto sangatlah berharga dan yang paling ditunggu-tunggu. Sedangkan bagi para pecinta burung kicauan, kroto merupakan pakan yang kaya akan protein dan vitamin. Burung yang diberi pakan kroto biasanya lebih trengginas alias lincah, kicauannya lebih merdu dan bulu-bulunya lebih mengkilap.
Dalam hal ini, seorang pelaku budidaya semut rangrang hendaknya memahami jenis-jenis kroto. Meski hal ini terlihat sepele, tetapi mengetahui jenis-jenis kroto merupakan salah satu cara agar budidaya semut rangrang yang sedang dilakukan menuai hasil yang memuaskan. Dari pengalaman para pelaku budidaya semut rangrang, kroto sering dibedakan menjadi empat jenis, yaitu kroto basah, kroto halus, kroto kasar, dan kroto kacang.
  • Kroto basah. Kroto basah merupakan salah satu jenis kroto paling disukai burung. Kroto basah adalah telur dan larva semut rangrang yang masih baru, mengandung air yang tinggi dan mempunyai kandungan gizi yang terbaik, terutama protein mencapai 47,80%.
    Sayangnya, karena kandungan airnya yang terlalu tinggi inilah kroto basah menjadi cepat basi/ busuk. Jika tidak dilakukan pengawetan, maka kroto basah ini hanya bisa bertahan satu hari saja.
    Pertanyaanya sekarang, bagaimana cara mengawetkan kroto basah ini? Metode paling sederhana untuk mengawetkan kroto basah ini ialah dengan cara memasukkan kroto ke dalam mesin pendingin atau kulkas. Sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, hendaknya kroto dibungkus dulu dengan kertas agar air dapat terserap oleh kertas. Dalam kondisi ini kroto basah dapat bertahan hingga tiga hari.
  • Kroto halus, berupa semut-semut pekerja kecil dan besar. Tanpa pengawetan, jenis kroto ini dapat tahan selama seminggu. Di antara berbagai jenis kroto, kroto halus merupakan jenis yang paling tidak disukai burung.
  • Kroto kasar, berupa induk/ ratu ratu dan semut jantan. Jenis kroto ini juga dapat tahan seminggu.
  • Kroto kacang, berupa campuran ketiga jenis kroto, yaitu kroto basah, kroto halus, dan kroto kasar, ditambah dengan jenis pakan lain, seperti kacang, jagung, padi, dedak, voer, dan beras hijau. Kroto ini dapat tahan dalam seminggu, tanpa pengawetan. Di antara jenis kroto yang lain, kroto kacang mempunyai kandungan lemak tertinggi mencapai 17,07%.

bibit kroto, budidaya semut rangrang, budidaya kroto, bibit kroto murah Bagi Anda yang ingin menggeluti bisnis Budidaya Kroto,
Dapatkan Buku "Untung Besar Budidaya Kroto" ini dengan harga murah dan terjangkau.
Anda cukup mengeluarkan uang Rp. 40.000 sudah bisa mendapatkan buku ini.Jika berminat silahkan hubungi kami via:
SMS: 085385004090,
PIN BBM: 3306C47C
.